Review Galaxy Watch Active – Smartwatch Minimalis Untuk Olah Raga

 Pasar smartwatch atau jam terpelajar ketika ini memang tidak semeriah beberapa tahun kemudian ketik Review Galaxy Watch Active – Smartwatch Minimalis Untuk Olah Raga

� Pasar smartwatch atau jam terpelajar ketika ini memang tidak semeriah beberapa tahun kemudian ketika banyak sekali vendor yang terjun membuatnya.

Sebagai salah satu vendor yang tetap konsisten memproduksi perangkat smartwatch, pada tahun 2019 ini Samsung menghadirkan Galaxy Watch Active yang diperkenalkan bersamaan dengan Galaxy S10.

Sesuai namanya, Galaxy Watch Active ini diperuntukkan untuk pengguna yang selalu aktif dalam kesehariannya terutama bagi yang sering berolah raga. Ada banyak sekali fitur yang berafiliasi dengan fitness pada smartwatch ini yang bisa dimanfaatkan.

Maka dari itu, smartwatch ini punya desain yang terbilang lebih sederhana dan minimalis dibandingkan seri Galaxy Gear. Varian yang saya gunakan ini mempunyai warna hitam doff baik untuk bodi dan strap. Tentu saja strap tersebut sanggup diganti dengan warna atau model lain bila diinginkan.

 Pasar smartwatch atau jam terpelajar ketika ini memang tidak semeriah beberapa tahun kemudian ketik Review Galaxy Watch Active – Smartwatch Minimalis Untuk Olah Raga

Lapisan doff tersebut membuatnya terasa sangat nyaman dan lembut ketika digunakan. Ditambah lagi dengan bobotnya yang hanya 25 gram menciptakan Galaxy Watch Active terasa ringan yang bahkan terkadang saya melupakan kalau tengah memakainya.

Di penggalan belakang smartwatch ini sanggup terlihat sensor detak jantung yang akan mencatat detak jantung secara terus menerus. Tidak hanya itu saja, Galaxy Watch Active sudah mempunyai akta IP68 + 5ATM yang berarti tahan air maupun bubuk serta MIL-STD-810G untuk durabilitasnya.

 Pasar smartwatch atau jam terpelajar ketika ini memang tidak semeriah beberapa tahun kemudian ketik Review Galaxy Watch Active – Smartwatch Minimalis Untuk Olah Raga

Selain desain, saya juga menyukai tampilan antarmuka dari smartwatch ini. Dijalankan oleh sistem operasi Tizen OS besutan Samsung, tampilan antarmuka yang dihadirkan terbilang sangat gampang untuk dimengerti. Belum lagi banyaknya kustomisasi yang bisa dilakukan biar tampilannya sesuai dengan selera pengguna.

Proses pairing awal dari Galaxy Watch Active ke smartphone sendiri sanggup saya lakukan dengan cepat dan singkat. Cukup menyalakan smartwatch, saya eksklusif mendapat notifikasi untuk melaksanakan pairing atau tidak ke smartphone Samsung saya.

Secara bawaan, ada banyak sekali Watch Face atau tampilan utama yang bisa dipilih. Saya sendiri menggunakan health dashboard sebab sanggup memperlihatkan banyak gosip ibarat detak jantung, cuaca, sampai sisa kapasitas baterai secara bersamaan sehingga cukup sekali lihat saja sudah bisa mengetahui hal-hal tersebut.

 Pasar smartwatch atau jam terpelajar ketika ini memang tidak semeriah beberapa tahun kemudian ketik Review Galaxy Watch Active – Smartwatch Minimalis Untuk Olah Raga

Watch Face tersebut sanggup diganti eksklusif dari smartwatch atau melalui aplikasi Samsung Wearable yang tersedia di smartphone. Selain itu, bermacam tampilan Watch Face juga tersedia di Galaxy Store yang sanggup diinstall.

Sayangnya, saya tidak berhasil menambahkan Watch Face dari Galaxy Store eksklusif dari smartwatch dikarenakan proses loading yang tidak pernah selesai. Alhasil, saya harus menggunakan aplikasi Samsung Wearable di smartphone bila ingin install Watch Face lain.

Selain Watch Face, pengguna bisa mengkustomisasi Widget apa saja yang ingin ditampilkan dari 22 pilihan yang disediakan mulai dari sekedar penghitung langkah, musik, sampai tantangan yang harus dilakukan setiap harinya.

 Pasar smartwatch atau jam terpelajar ketika ini memang tidak semeriah beberapa tahun kemudian ketik Review Galaxy Watch Active – Smartwatch Minimalis Untuk Olah Raga

Tentu saja, Widget yang berhubugan dengan olah raga menjadi fokus utama yang Samsung hadirkan pada Galaxy Watch Active ini. Salah satunya merupakan Widget Exercise yang sanggup membantu dalam hal olah raga apa yang ingin dilakukan.

Ada banyak sekali mode Exercise yang bisa diaktifkan mulai dari hiking, biking, treadmill, squats, sit-up, bahkan sampai plank. Nantinya smartwatch akan mencatat banyak sekali gosip ibarat total kalori terbakar, detak jantuk, serta total waktu beraktivitas. Seluruh fitur olah raga tersebut eksklusif terintegrasi dengan aplikasi Samsung Health sebagai pusatnya.

 Pasar smartwatch atau jam terpelajar ketika ini memang tidak semeriah beberapa tahun kemudian ketik Review Galaxy Watch Active – Smartwatch Minimalis Untuk Olah Raga

Tidak hanya untuk olah raga saja, Galaxy Watch Active ini juga bisa membantu dalam hal menjaga kesehatan. Salah satu fitur yang disediakan merupakan notifikasi pengingat untuk melaksanakan sedikit pemanasan bila terdeteksi sudah terlalu usang tidak bergerak. Fitur yang sangat mempunyai kegunaan bagi pekerja kantoran yang selalu duduk dalam waktu lama.

Maka dari itu, smartwatch ini akan mempunyai kegunaan bagi semua orang baik itu yang gemar olah raga maupun pengguna biasa yang sekedar ingin menjaga badan tetap fit. Ditambah lagi adanya fitur Sleep Tracker yang sanggup memperlihatkan gosip mengenai seberapa baik kualitas tidur setiap malam.

Tidak hanya sebagai fitness tracker saja, Galaxy Watch Active ini juga punya fitur yang sanggup membantu keseharian pengguna pada umumnya ibarat notifikasi pesan atau telepom masuk, pengingat, sampai layanan Spotify. Hadirnya NFC juga memungkinkan pembayaran digital menggunakan Samsung Pay.

 Pasar smartwatch atau jam terpelajar ketika ini memang tidak semeriah beberapa tahun kemudian ketik Review Galaxy Watch Active – Smartwatch Minimalis Untuk Olah Raga

Secara keseluruhan, saya sangat menyukai Galaxy Watch Active besutan Samsung ini sebab mempunyai desain yang tidak mencolok serta banyak sekali fitur yang mempunyai kegunaan untuk saya manfaatkan dalam keseharian, terutama pengingat untuk pemanasan.

Hanya saja, saya berharap daya tahan baterainya sanggup ditingkatkan lagi pada generasi selanjutnya mendekati satu minggu. Walaupun smartwatch ini bisa bertahan sampai dua hari, namun terbilang cukup merepotkan untuk sebuah jam tangan.

Pengisian dayanya pun terbilang lambat sehingga akan sedikit merepotkan khususnya bagi yang punya banyak perangkat elektronik lain yang juga harus cas ulang setiap hari.